Berita Kampus19 Juli 2026

Fakultas Tarbiyah IAIDU Asahan Bekali Mahasiswa KKN Mandiri, Siapkan Agen Perubahan yang Profesional dan Berdampak bagi Masyarakat

Bagikan

WhatsAppEmail

Fakultas Tarbiyah IAIDU Asahan Bekali Mahasiswa KKN Mandiri, Siapkan Agen Perubahan yang Profesional dan Berdampak bagi Masyarakat

Asahan, 19 Juli 2026 – Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU)Fakultas Tarbiyah IAIDU Asahan Bekali Mahasiswa KKN Mandiri, Siapkan Agen Perubahan yang Profesional dan Berdampak bagi Masyarakat


Asahan menggelar Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Kelas Mandiri Tahun Akademik 2025/2026 sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun langsung mengabdi kepada masyarakat. Kegiatan yang diikuti oleh 9 mahasiswa peserta KKN Mandiri tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Ahad (19/07/2026), pukul 08.30–12.30 WIB.


Pembekalan ini menjadi momentum penting dalam membangun kesiapan akademik, administratif, serta kompetensi manajerial mahasiswa agar mampu melaksanakan program KKN secara profesional, terencana, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Tarbiyah IAIDU Asahan, Dr. H. Zainal Abidin, S.Ag., M.M. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan wahana implementasi ilmu pengetahuan, penguatan karakter, serta aktualisasi nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.


Menurutnya, mahasiswa harus mampu hadir sebagai insan akademik yang membawa solusi, membangun kolaborasi dengan masyarakat, serta menjadi teladan dalam sikap, etika, dan kepemimpinan. Oleh karena itu, setiap program kerja yang disusun hendaknya berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat, memiliki kebermanfaatan yang jelas, serta mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan sosial, pendidikan, dan keagamaan di lokasi KKN.


Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Sosialisasi Buku Pedoman KKN oleh Wakil Dekan Fakultas Tarbiyah IAIDU Asahan, Dr. Sutrisno, S.Ag., M.Pd.I. Dalam paparannya, beliau menjelaskan berbagai ketentuan teknis pelaksanaan KKN, mulai dari mekanisme administrasi, penyusunan program kerja, pelaksanaan kegiatan, etika mahasiswa selama berada di lokasi pengabdian, hingga sistem pelaporan dan evaluasi yang harus dipenuhi oleh setiap peserta.


Beliau menekankan bahwa pemahaman terhadap buku pedoman merupakan fondasi utama agar pelaksanaan KKN berjalan sesuai standar akademik dan ketentuan institusi, sehingga seluruh proses pengabdian dapat berlangsung secara tertib, terukur, dan akuntabel.


Sesi berikutnya menghadirkan Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Wulan Sari, S.Pd.I., M.Pd., yang menyampaikan materi bertajuk Manajemen KKN. Dalam pemaparannya, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai pentingnya penerapan fungsi-fungsi manajemen dalam pelaksanaan KKN, mulai dari tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, hingga evaluasi program.


Selain itu, peserta juga memperoleh penguatan mengenai strategi pemetaan kebutuhan masyarakat, penyusunan program kerja berbasis potensi desa, pengelolaan waktu, komunikasi efektif dengan para pemangku kepentingan, manajemen risiko, serta penyusunan luaran kegiatan yang terukur dan berkelanjutan.


Menurutnya, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi juga dari kualitas perencanaan, efektivitas pelaksanaan, keberlanjutan program, serta manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.


Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh Ade Karunia Rizky Manurung, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) yang bertindak sebagai moderator. Jalannya diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta terkait teknis pelaksanaan KKN, penyusunan program kerja, hingga strategi menghadapi dinamika yang mungkin ditemui selama berada di lokasi pengabdian.


Melalui kegiatan pembekalan ini, Fakultas Tarbiyah IAIDU Asahan berharap seluruh peserta KKN Mandiri memiliki kesiapan yang komprehensif, baik dari aspek akademik, administratif, maupun kompetensi lapangan. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan menjadi program-program pengabdian yang inovatif, solutif, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.


Pelaksanaan pembekalan ini sekaligus menegaskan komitmen Fakultas Tarbiyah IAIDU Asahan dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan kepemimpinan, serta kesiapan menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan pembangunan bangsa melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Fakultas Tarbiyah IAIDU Asahan Bekali Mahasiswa KKN Mandiri, Siapkan Agen Perubahan yang Profesional dan Berdampak bagi Masyarakat | Institut Agama Islam Daal Al Uluum Asahan, Sumatera Utara | Institut Agama Islam Daal Al Uluum Asahan, Sumatera Utara