Berita SenatUnggulan1 Agustus 2026

Bullying? Big No! Mahasiswa KKN IAIDU Turun Tangan Edukasi Siswa SMPN 1 Bosar Maligas

Oleh: Super Admin

Bagikan

WhatsAppEmail

Bullying? Big No! Mahasiswa KKN IAIDU Turun Tangan Edukasi Siswa SMPN 1 Bosar Maligas

SIMALUNGUN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 32 yang bertugas di Kelurahan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, menggelar kegiatan sosialisasi mengenai bahaya dan dampak bullying (perundungan) di kalangan pelajar. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 22 Juli 2026, bertempat di SMP Negeri 1 Bosar Maligas, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun.


Sosialisasi ini digagas sebagai bagian dari program kerja mahasiswa KKN dalam upaya menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, bebas dari tindakan perundungan.


Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 32 memberikan pemahaman kepada para siswa bahwa bullying merupakan tindakan yang tidak baik dan dapat menimbulkan dampak negatif, baik secara fisik maupun psikologis, bagi korban maupun pelakunya. Para siswa juga diajak untuk memahami berbagai bentuk bullying, mulai dari kekerasan verbal, fisik, hingga perundungan di dunia maya (cyberbullying), serta pentingnya sikap saling menghargai antarsesama teman.


Lisa Meliana salah satu perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 32 menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan agar mampu mengenali tindakan bullying sejak dini dan berani melaporkannya kepada guru atau pihak sekolah apabila mengalami atau menyaksikan kejadian tersebut.


"Kami berharap melalui sosialisasi ini, siswa-siswi SMP Negeri 1 Bosar Maligas dapat lebih memahami bahwa bullying bukanlah hal yang wajar dan harus dihindari. Kesadaran ini penting agar tercipta lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal," ujar Nurjahra Akmalia.


Kegiatan yang berlangsung dengan antusias ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para siswa. Diharapkan, melalui edukasi semacam ini, angka kasus bullying di lingkungan pendidikan, khususnya di Kabupaten Simalungun, dapat semakin ditekan.