PERKUAT JEJARING GLOBAL, IAIDU ASAHAN–UNIVET BANTARA MATANGKAN KERJA SAMA RESEARCH FELLOWSHIP DAN STUDENT EXCHANGE DENGAN INTI MALAYSIA

Kisaran, 13 Juni 2026 — Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan bersama Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo terus memperkuat jejaring akademik internasional melalui penjajakan implementasi berbagai program kerja sama strategis dengan INTI International University Malaysia, mulai dari Research Fellowship, Student Exchange, Student Mobility Programme, hingga kolaborasi riset dan publikasi internasional.
Upaya tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Program Kerja Sama Research Fellowship INTI International University Malaysia yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (13/6/2026), hasil kolaborasi antara Pusat Penelitian LPPM Univet Bantara Sukoharjo dan Badan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BPPM) IAIDU Asahan.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga jam itu diikuti pimpinan lembaga penelitian, dosen, peneliti, dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sosialisasi menghadirkan Prof. Dr. Deshinta Arrova Dewi, akademisi dan peneliti senior INTI International University Malaysia, yang memaparkan berbagai peluang kerja sama internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan sumber daya manusia perguruan tinggi.
Dalam paparannya, Prof. Deshinta menjelaskan bahwa INTI International University membuka ruang kolaborasi yang luas bagi perguruan tinggi Indonesia melalui berbagai program internasional, antara lain Research Fellowship, Student Exchange, Student Mobility Programme, Teaching Exchange, Visiting Scholar, Joint Conference, serta Joint Research and Publication.
Menurutnya, kolaborasi internasional saat ini tidak lagi sebatas pertukaran akademik, melainkan menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, memperluas jejaring riset global, memperkuat rekognisi internasional, serta mendorong peningkatan reputasi institusi di tingkat regional maupun global.
Salah satu program yang mendapat perhatian besar peserta adalah Research Fellowship INTI International University. Program tersebut memberikan kesempatan kepada akademisi internasional yang telah menyandang gelar doktor (Ph.D.) dan aktif melakukan penelitian untuk bergabung dalam jejaring riset INTI sebagai Research Fellow.
Melalui program tersebut, para dosen tidak hanya memperoleh akses kolaborasi penelitian internasional, tetapi juga berpeluang terlibat dalam publikasi ilmiah bereputasi, pengembangan proposal riset bersama, serta berbagai kegiatan akademik lintas negara.
Selain Research Fellowship, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai peluang Student Exchange dan Student Mobility Programme yang memungkinkan mahasiswa mengikuti kegiatan akademik internasional dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Program tersebut dinilai penting untuk meningkatkan wawasan global, kompetensi lintas budaya, serta daya saing lulusan di era pendidikan tinggi yang semakin terinternasionalisasi.
Pada sesi diskusi, Kepala BPPM IAIDU Asahan, Eko Priadi, S.H.I., S.H., M.H., CIIQA, secara khusus menggali peluang implementasi kerja sama yang dapat dikembangkan antara IAIDU Asahan dan INTI International University Malaysia, termasuk peluang studi lanjut doktoral bagi dosen, mekanisme pelaksanaan student exchange, sistem mobilitas mahasiswa, serta bentuk-bentuk kolaborasi akademik yang dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
Menanggapi berbagai pertanyaan tersebut, Prof. Deshinta menegaskan bahwa INTI International University sangat terbuka untuk memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi Indonesia. Menurutnya, kerja sama internasional yang berkelanjutan akan memberikan manfaat timbal balik bagi seluruh institusi yang terlibat, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, maupun pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Dalam kesempatan yang sama, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai skema dukungan publikasi jurnal internasional terindeks Scopus yang difasilitasi INTI International University. Program tersebut dirancang untuk mendorong peningkatan produktivitas publikasi ilmiah internasional melalui kolaborasi lintas negara, penguatan jejaring peneliti, serta integrasi isu-isu Sustainable Development Goals (SDGs) dalam penelitian.
Bagi IAIDU Asahan, kegiatan ini memiliki arti strategis karena menjadi bagian dari upaya tindak lanjut kerja sama internasional yang telah dibangun sebelumnya dengan INTI International University Malaysia. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk berpartisipasi dalam berbagai program akademik global, memperluas jejaring kolaborasi riset, serta meningkatkan daya saing institusi di tingkat internasional.
Melalui sinergi antara IAIDU Asahan, Univet Bantara Sukoharjo, dan INTI International University Malaysia, terbuka peluang terbentuknya ekosistem kolaborasi akademik yang lebih kuat, tidak hanya dalam bidang penelitian dan publikasi, tetapi juga dalam pengembangan kapasitas dosen, mobilitas mahasiswa, serta penguatan budaya akademik yang berorientasi global.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi lanjutan dan dokumentasi virtual bersama sebagai bentuk komitmen untuk terus mempererat kerja sama akademik internasional serta mendorong lahirnya berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.