Perluas Akses dan Daya Saing Pendidikan Tinggi, IAIDU Asahan Ajukan Alih Bentuk Menjadi Universitas

Kisaran, 28 April 2026 — Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan resmi mengajukan perubahan bentuk menjadi Universitas Islam Daar Al Uluum Asahan kepada Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI, Selasa (28/4/2026). Langkah ini menandai fase strategis transformasi kelembagaan untuk memperluas akses pendidikan tinggi, memperkuat mutu akademik, serta meningkatkan daya saing lulusan di tingkat regional, nasional, dan internasional.
Kegiatan di Aula IAIDU Asahan tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan seluruh sivitas akademika. Agenda ini turut dirangkaikan dengan pemutakhiran data SISTER DIKTI sebagai bagian dari penguatan tata kelola sumber daya manusia berbasis digital.
Rektor IAIDU Asahan, Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H., menegaskan bahwa alih bentuk ini merupakan transformasi substantif yang telah melalui kajian komprehensif. “Ini bukan sekadar perubahan nomenklatur, melainkan transformasi menuju perguruan tinggi yang lebih adaptif, multidisipliner, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja,” ujarnya.
Dalam konteks tersebut, perubahan IAIDU menjadi universitas dipandang sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi yang lebih terjangkau sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Secara kelembagaan, IAIDU Asahan dinilai telah memenuhi prasyarat transformasi. Institusi yang berdiri sejak 1984 ini memiliki tiga fakultas dan delapan program studi, didukung 65 dosen tetap serta lebih dari 1.500 mahasiswa aktif. Dukungan yayasan, persetujuan senat akademik, serta rekomendasi otoritas terkait semakin memperkuat legitimasi usulan tersebut.
Rektor menambahkan, perubahan status ini akan membuka ruang pengembangan program studi lintas disiplin, memperluas kolaborasi, serta memperkuat kontribusi riset bagi masyarakat. “Kami ingin IAIDU tidak sekadar bertahan, tetapi berkembang menjadi universitas unggul yang memberi dampak nyata bagi umat dan masyarakat global,” ungkapnya.
Seiring itu, penguatan kualitas dosen dilakukan melalui pemutakhiran data SISTER DIKTI yang menjadi basis utama pengelolaan karier akademik. Proses pembaruan data dilakukan secara menyeluruh dengan pendampingan teknis untuk memastikan validitas dan akuntabilitas.
Ke depan, Universitas Islam Daar Al Uluum Asahan diarahkan mengembangkan pendidikan integratif yang memadukan ilmu keislaman dengan sains, teknologi, kesehatan, dan ekonomi. Pendekatan ini diharapkan menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik sekaligus adaptif terhadap dinamika global.
Dengan kesiapan kelembagaan dan dukungan internal yang solid, IAIDU Asahan optimistis proses alih bentuk ini dapat segera terealisasi dan menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pendidikan tinggi Islam bagi pembangunan daerah dan nasional.