Prodi MPI IAIDU Asahan Gelar Pelatihan Penulisan Makalah, Bekali Mahasiswa Baru Keterampilan Akademik

Perkuat Budaya Literasi Akademik, Prodi MPI IAIDU Asahan Latih Mahasiswa Menulis Makalah
ASAHAN – Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan, menggelar Pelatihan Penulisan Makalah bagi mahasiswa semester I pada Kamis (8/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium IAIDU Asahan pukul 08.30–10.30 WIB ini menjadi upaya membekali mahasiswa baru dengan keterampilan dasar penulisan karya ilmiah sekaligus memperkuat budaya literasi akademik di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua Program Studi MPI Fakultas Tarbiyah IAIDU Asahan, Wulan Sari, S.Pd.I., M.Pd. Pelatihan dilaksanakan melalui penyampaian materi dan praktik yang mencakup tahapan penyusunan makalah, perumusan masalah, penelusuran referensi buku dan artikel ilmiah, serta penerapan sitasi dalam penulisan akademik.
Ketua Prodi MPI IAIDU Asahan, Wulan Sari, menekankan pentingnya membangun keterampilan menulis ilmiah sejak awal perkuliahan. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami materi perkuliahan, tetapi juga harus mampu mengembangkan gagasan, mengolah informasi dari sumber yang kredibel, dan menyampaikan pemikiran secara sistematis serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Pelatihan ini kami selenggarakan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dasar penulisan karya ilmiah sejak semester pertama. Kami ingin mahasiswa tidak hanya mampu menyelesaikan tugas perkuliahan, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, merumuskan masalah secara tepat, menelusuri referensi yang kredibel, serta menyampaikan gagasan secara sistematis dan bertanggung jawab,” ujar Wulan Sari.
Materi pelatihan diarahkan pada keterampilan mendasar yang diperlukan mahasiswa dalam menyusun makalah. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah kemampuan merumuskan masalah sebagai pijakan dalam menentukan arah dan batasan pembahasan. Rumusan masalah yang jelas membantu mahasiswa menjaga fokus tulisan, memilih referensi yang relevan, dan membangun argumentasi secara logis.
Mahasiswa juga mendapatkan pengenalan mengenai penelusuran sumber referensi dari buku dan artikel ilmiah. Keterampilan ini penting agar tulisan akademik tidak hanya berisi pendapat pribadi, tetapi juga didukung oleh informasi dan pemikiran yang dapat ditelusuri sumbernya. Dalam proses tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada penggunaan sitasi untuk menunjukkan asal gagasan serta menghargai kontribusi intelektual penulis lain.
Aspek sitasi sekaligus menjadi bagian penting dalam penanaman etika akademik. Ketepatan dalam mencantumkan sumber membantu mahasiswa menghindari plagiarisme dan membangun kebiasaan menulis secara jujur, bertanggung jawab, serta sesuai dengan kaidah ilmiah.
Melalui sesi praktik, mahasiswa diarahkan untuk menerapkan materi yang telah dipelajari dalam proses penyusunan makalah. [Tambahkan hasil praktik yang benar-benar terlaksana, misalnya kemampuan mahasiswa menyusun kerangka makalah, merumuskan masalah, menemukan referensi relevan, atau mencantumkan sitasi dengan benar.] Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami penulisan makalah bukan sekadar sebagai pemenuhan tugas perkuliahan, melainkan sebagai sarana melatih kemampuan berpikir kritis, analitis, dan sistematis.
Pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya Prodi MPI IAIDU Asahan dalam memperkuat kualitas pembelajaran dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi tuntutan akademik di perguruan tinggi. Penguasaan keterampilan menulis ilmiah sejak semester pertama diharapkan menjadi fondasi bagi penyelesaian tugas perkuliahan, penyusunan laporan, hingga pengembangan karya ilmiah pada tahap pendidikan selanjutnya.
Melalui kegiatan tersebut, Prodi MPI IAIDU Asahan berharap mahasiswa mampu membangun kebiasaan membaca, menulis, dan menggunakan sumber ilmiah secara bertanggung jawab. Penguatan budaya literasi akademik sejak dini diharapkan dapat mendukung lahirnya mahasiswa yang kritis, terampil dalam mengomunikasikan gagasan, serta menjunjung tinggi integritas akademik.